Profil

Pelatihan Pewarna Alam Tenun Ikat dan Pameran Mini di Desa Fotilo, Kabupaten TTS
DISPERINDAG NTT, KAB. TTS - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Bidang Pengembangan Sumber Daya Industri (PSDI), bekerja sama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten TTS, melaksanakan kegiatan Intervensi Perangkat Daerah Provinsi NTT berbasis Desa pada 11–12 September 2026 melalui Pelatihan Pewarna Alam Tenun Ikat dan Pameran Mini di Desa Fotilo, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para penenun dalam memanfaatkan bahan-bahan alam yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai bahan pewarna alami. Peserta pelatihan diharapkan mampu memahami proses pengolahan dan penggunaan pewarna alami pada benang tenun, sehingga dapat menghasilkan produk tenun yang lebih ramah lingkungan, memiliki ciri khas, serta meningkatkan kualitas dan nilai tambah produk. Selain pelatihan, bantuan bahan dan peralatan menenun juga diberikan untuk menunjang proses menenun. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pengembangan usaha tenun secara berkelanjutan dan meningkatkan daya saing serta pendapatan para penenun. Pelatihan pewarna alam tenun ikat di Desa Fotilo, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan, diikuti oleh 15 penenun. Hasil pelatihan menunjukkan seluruh peserta telah mampu mengaplikasikan pewarna alam pada benang tenun, yang selanjutnya digunakan dalam proses pembuatan kain tenun.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi NTT (Asisten II) yang mewakili Gubernur Nusa Tenggara Timur, Jumat (11/9), di Aula Kantor Desa Fotilo. Kegiatan turut dihadiri Kepala Biro Umum Setda Provinsi NTT, Asisten Administrasi Umum (Asisten III), Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten TTS, unsur Forkopimda, Camat Amanatun Utara, dan Kepala Desa Fotilo. Dalam kesempatan tersebut, diserahkan bantuan berupa 10 paket peralatan, benang, dan perlengkapan menenun kepada 15 peserta pelatihan sebagai dukungan terhadap keberlanjutan usaha tenun.
Sebagai penutup kegiatan, pada hari
kedua dilaksanakan pameran mini yang menampilkan hasil karya para penenun Desa
Fotilo. Pameran ini menjadi sarana promosi produk tenun ikat lokal sekaligus
memperkenalkan hasil penerapan pewarna alami dan potensi produk khas daerah
kepada masyarakat.
Rangkaian Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT dalam meningkatkan kompetensi
penenun dan kualitas produk tenun secara berkelanjutan. Melalui pelatihan dan
pemberdayaan di berbagai wilayah, diharapkan produk tenun lokal semakin ramah
lingkungan, bernilai tambah, serta mampu bersaing di pasar dalam negeri maupun
luar negeri.
Dokumentasi dan pelaporan kegiatan dilakukan
sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus bahan evaluasi untuk memastikan
manfaat kegiatan dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para penenun.