Profil

Pemantauan Stok dan Distribusi Barang Kebutuhan Pokok di Kota Kupang
DISPERINDAG NTT, KOTA KUPANG
- Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Nusa Tenggara Timur
melalui Bidang Pengembangan Perdagangan melaksanakan pemantauan dan pendataan
distributor barang kebutuhan pokok di Kota Kupang pada 21–24 September 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk memperoleh informasi terkini mengenai
ketersediaan, distribusi, serta perkembangan harga barang kebutuhan pokok di
tingkat distributor.
Sebanyak 13 distributor menjadi
sasaran pendataan. Kegiatan dilakukan dengan mendata kembali identitas dan
jenis usaha distributor, jenis barang yang diperdagangkan, asal pasokan barang,
wilayah tujuan penyaluran, serta harga barang pada tingkat distributor. Selain
pendataan, tim juga melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi
gudang sebagai lokasi penyimpanan barang.
Komoditas yang menjadi objek
pemantauan meliputi beras, telur, daging ayam, daging sapi, minyak goreng,
tepung, gula, bawang merah, bawang putih, bawang bombai, serta cabai.
Informasi mengenai asal barang dan wilayah tujuan penyaluran menjadi bagian
penting dalam pemetaan rantai distribusi, khususnya untuk mengetahui pola
pasokan dan pergerakan barang dari distributor di Kota Kupang menuju
kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur.
Pemantauan terhadap harga di
tingkat distributor juga dilakukan untuk memperoleh gambaran perkembangan harga
sebelum barang disalurkan ke tingkat berikutnya. Data tersebut dapat menjadi
salah satu bahan dalam memantau dinamika harga dan distribusi di daerah.
Kegiatan ini sekaligus menjadi
bagian dari upaya pemutakhiran data distributor dan kondisi distribusi barang
kebutuhan pokok di Kota Kupang. Data dan informasi yang diperoleh selanjutnya
dapat digunakan sebagai bahan pemantauan ketersediaan stok, kelancaran
distribusi, serta perkembangan harga barang kebutuhan pokok di wilayah Nusa
Tenggara Timur.
Melalui kegiatan pemantauan
secara langsung, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT terus
memperkuat ketersediaan data perdagangan yang aktual sebagai dasar dalam
mendukung pengawasan dan pemantauan distribusi serta menjaga kelancaran pasokan
di daerah.